Evaluasi Kinerja Dinas Sosial Kabupaten Bangka Barat dalam Perspektif Sosiologi Kebencanaan Pasca Bencana Banjir di Kecamatan Parittiga
DOI:
https://doi.org/10.64924/7jwtw636Kata Kunci:
Dinas Sosial, Evaluasi Kinerja, Sosiologi Kebencanaan, TAGANAAbstrak
Bencana banjir merupakan isu sosial yang kerap muncul di Kabupaten Bangka Barat, terutama di Kecamatan Parittiga. Fenomena tersebut tidak semata-mata disebabkan oleh faktor alamiah akan tetapi juga dipengaruhi oleh dinamika interaksi sosial dan pengelolaan lingkungan serta kebijakan publik yang belum sepenuhnya optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi kinerja Dinas Sosial Kabupaten Bangka Barat dalam pelaksanaan layanan kesejahteraan sosial pascabencana banjir dengan menggunakan sudut pandang sosiologi bencana. Pendekatan penelitian ini menerapkan metode kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi lapangan serta kajian pustaka sebagai sarana untuk mempertajam analisis. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Dinas Sosial memegang peran krusial dalam respons darurat dan rehabilitasi sosial melalui pembentukan Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dan penyediaan bantuan logistik serta pelaksanaan tindakan tanggap cepat bagi masyarakat terdampak. Tetapi masih terdapat kendala seperti keterlambatan dalam penyaluran bantuan dan ketidakmerataan penerima manfaat serta kurangnya perhatian terhadap kelompok rentan seperti lansia dan minimnya pendampingan psikososial bagi masyarakat korban banjir. Kajian ini menyarankan perlunya penguatan koordinasi lintas instansi dan keterbukaan data penerima bantuan. Selain itu perlunya pengembangan kapasitas masyarakat agar pelayanan sosial pascabencana menjadi lebih efisien, responsif, dan berkeadilan.
Referensi
Agustini, A., Grashinta, A., Putra, S., Sukarman, F. A. G., Akbar, J. S., Lubis, M. A., Maryati, I., Ririnisahawaitun, R., Mesra, R., Sari, M. N., & Tuerah, P. R. (2023). Metode penelitian kualitatif: Teori dan panduan praktis analisis data kualitatif. PT Mifandi Mandiri Digital.
Dwiyanto, A. (2020). Pelayanan publik: Manajemen pelayanan publik peduli inklusif dan kolaboratif. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Dynes, R. R. (1998). Sociology of disaster: Theoretical approaches. Disaster Research Center, University of Delaware.
Hardiansyah, M., & Undang, G. (2023). Evaluasi kinerja pelayanan publik dalam mewujudkan good governance. Jurnal Perceka, 1(2), 98–103.
Herdi Syam, Patmasari, E., & Anugrah, A. (2021). Analisis program One Agency One Innovation dalam meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Wajo. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 7(1), 29–47.
Hidayat, R., & Rahmawati, D. (2022). Analisis kerentanan wilayah pesisir dan dataran rendah terhadap bencana banjir di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Jurnal Geografi dan Lingkungan, 9(2), 101–113.
Irtanto. (2022). Evaluasi peran Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dalam penanggulangan bencana alam. Jurnal Manajemen Bencana Indonesia, 4(1), 44–58.
Lestari, N., & Firmansyah, R. (2022). Peran Taruna Siaga Bencana (TAGANA) dalam meningkatkan efektivitas pelayanan sosial pascabencana. Jurnal Manajemen Bencana Indonesia, 4(1), 44–58.
Mahmudi. (2015). Manajemen kinerja sektor publik. UPP STIM YKPN.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Nurhayati, S., & Prabowo, T. (2020). Evaluasi program penanggulangan dampak sosial pascabencana di Indonesia: Pendekatan efektivitas dan relevansi kebijakan. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 6(2), 145–158.
Osborne, D., & Gaebler, T. (2017). Reinventing government: How the entrepreneurial spirit is transforming the public sector. New York, NY: Plume.
Prasetyo, A., & Yuliani, R. (2021). Transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial pada situasi darurat bencana. Jurnal Kebijakan Publik dan Administrasi, 8(3), 201–213.
Putra, A. I., & Alhadi, Z. (2019). Analisis kinerja Dinas Sosial Kota Padang dalam penanggulangan bencana di Kota Padang (suatu studi manajemen kebencanaan). Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP), 1(2), 105–112.
Putri, M. A., & Santosa, B. (2021). Peran Dinas Sosial dalam rehabilitasi sosial pascabencana banjir: Studi kasus penanganan korban di daerah rawan banjir. Jurnal Pembangunan Sosial, 7(1), 45–58.
Rahmawati, E. (2021). Inovasi pelayanan sosial pascabencana untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat. Jurnal Pelayanan Publik dan Sosial, 6(2), 89–104.
Rijanta, R., Hizbaron, D. R., & Baiquni, M. (2018). Modal sosial dalam manajemen bencana. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulastri, R., & Handayani, N. (2021). Peran Dinas Sosial dalam penanggulangan bencana dan pemulihan sosial masyarakat terdampak. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 10(1), 55–66.
Sutanto, A., & Mulyana, D. (2020). Dampak aktivitas penambangan terhadap perubahan tata air dan risiko banjir di Pulau Bangka. Jurnal Geografi Tropis, 8(2), 95–107.
Suwarno. (2020). Manajemen penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Turner, J. H. (2014). The structure of sociological theory. Belmont, CA: Wadsworth.
Wibowo, H., & Lestari, D. (2020). Pendekatan studi kepustakaan dalam penelitian sosial: Analisis teori dan praktik. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 9(2), 112–124.
Yuliani, R., & Fadillah, A. (2020). Analisis sosial ekonomi masyarakat terdampak banjir di wilayah pertambangan timah Bangka Belitung. Jurnal Ilmu Sosial dan Pembangunan, 6(2), 120–132.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 COMTE: Journal of Sociology Research and Education

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





