Transformasi Relasi Sosial Pedagang dan Pembeli di Pasar Kranji Pasca Implementasi QRIS
DOI:
https://doi.org/10.64924/9zrga830Kata Kunci:
Digitalisasi, Pasar Tradisional, QRIS, Struktur sosialAbstrak
Perkembangan digital memiliki dampak yang besar terhadap tatanan sosial ekonomi mengenai peran dan posisi pedagang. Pasar Tradisional Kranji Kota Bekasi adalah wadah interaksi sosial ekonomi antara pedagang dan pembeli. Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi relasi sosial ekonomi pasca implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di pasar Kranji Kota Bekasi mengacu pada perspektif sosiologi, khususnya teori interaksi sosial dan struktur sosial. Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif metode deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara secara mendalam dengan narasumber, observasi dan dokumentasi. Data yang berhasil dikumpulkan dianalisis menggunakan analisis pendekatan sosiologi digital. Hasil dari penelitian ini menujukan bahwa adopsi QRIS di Pasar Kranji Kota Bekasi terbukti dapat meningkatkan efisiensi transaksi dan meningkatkan literasi digital di kalangan generasi muda sampai generasi terdahulu. Kesimpulan pada penelitian ini adalah QRIS hanya berfungsi sebagai alternatif metode pembayaran, adopsi QRIS tidak dapat memudarkan interaksi sosial antara pedagang dan pembeli. Proses tawar menawar khas pasar tradisional tetap berjalan sebelum proses pembayaran digital dilakukan. Meskipun selama proses penggunaan QRIS masih terdapat hambatan seperti jaringan internet yang tidak stabil dibeberapa area pasar serta tingkat literasi pembayaran digital yang tidak merata, tingkat adopsi QRIS di Pasar Kranji Kota Bekasi termasuk tinggi.
Referensi
Afsaliani, D., Rustandi, D., & Dewi, E. (2024). Pengaruh kemudahan penggunaan QRIS sebagai transaksi pembayaran terhadap minat wirausahawan dalam menggunakan QRIS. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(14), 451-466.
Agustini, A., Grashinta, A., Putra, S., Sukarman, S., Guampe, F. A., Akbar, J. S., Rulanggi, R. (2024). Metode penelitian kualitatif: Teori dan panduan praktis analisis data kualitatif. Penerbit Mifandi Mandiri Digital.
Aliyah, I. (2017). Pemahaman konseptual pasar tradisional di perkotaan. Cakra Wisata, 18(2).
Astria, N. P. A. (2024). Evaluasi penerapan digitalisasi ekonomi berbasis QRIS: Studi kasus pada Pasar Tradisional Banyuasri di Kabupaten Buleleng. Jurnal Akuntansi S1 Undiksha, 14(1), 1–10.
Astuti, R. P., Kamila, N. S., Holida, N., & Agustin, M. (2024). Partisipasi Bank Indonesia dalam pengaturan digitalisasi sistem pembayaran Indonesia. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis, 2(1), 130-140.
Hasan, H. (2022). Pengembangan sistem informasi dokumentasi terpusat pada STMIK Tidore Mandiri. Jurasik (Jurnal Sistem Informasi dan Komputer), 2(1), 23-30.
Hidir, A., & Malik, R. (2024). Teori sosiologi modern. Yayasan Tri Edukasi Ilmiah.
Mesra, R., et al. (2024). Metode penelitian kualitatif: Teori dan panduan praktis analisis data kualitatif. Penerbit Mifandi Mandiri Digital. (2024)]
Mesra, R., Rinaldi, R., Sasea, S. C., Suryadi, R., Idrus, I. I., Syarifudin, A., & Efrianti, R. (2025). Buku ajar sosiologi digital. Naluri Edukasi Press.
Musriani, M., & Sanaba, H. F. (2024). Preferences of traditional market traders in deciding to use Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) as a transaction tool. Jurnal Manajemen Bisnis, 11(2), 1463-1471.
Nasution, Y. E. (2025). Peranan Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) Dalam Meningkatkan Minat Konsumen Untuk Berbelanja Di UMKM Kampoeng Kaos Madina (KKM). JIBF MADINA: Journal Islamic Banking and Finance Madina, 6(1), 1-13.
Nurhadi, A., & Rahman, I. (2024). Efektivitas penggunaan QRIS di Pasar Tradisional Pa’baeng- baeng, Makassar. Jurnal Manajemen dan Pemasaran, 12(1), 27–39.
Pameling, D. P., Sari, G., & Faradea, N. (2024). Pengaruh pasar modern terhadap pasar tradisional di era digital. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP), 7(4), 16218-16223.
Putri, I. D., Fauzita, K. A., Nursianda, A., et al. (2024). Dampak alat pembayaran QRIS terhadap omzet penjualan pedagang kuliner. Jurnal Ekonomi, Akuntansi dan Manajemen, 2(3), 1-16.
Simmel, G. (1950). The sociology of Georg Simmel. Simon and Schuster.
Situmorang, M. K. (2021). Pengaruh perilaku konsumen terhadap penggunaan uang elektronik (dompet digital) sebagai alat pembayaran pada masa pandemi Covid-19 di Kota Medan. Maneggio: Jurnal Ilmiah Magister Manajemen, 4(1).
To’at, M., Pulubuhu, D. A. T., & Muhammad, R. (2025). Dari tunai ke digital: Dampak sosial penggunaan QRIS di kalangan muda. Journal of Humanity and Social Justice, 64–84.
Wulandari, D. S., & Tumanggor, A. H. U. (2024). Transformasi digital pada pasar tradisional. Penerbit NEM.
Yuvita, Y., & Hafd, A. (2023). Efektivitas penggunaan Quick Response Indonesia Standard (QRIS) di Pasar Tradisional Pabaeng-Baeng Kota Makassar. eCo-Buss, 6(2), 870–881.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 COMTE: Journal of Sociology Research and Education

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





