Saluran Air dan Dampaknya Bagi Kehidupan Masyarakat di Desa Pusian

Penulis

  • Anjelita Andale Universitas Negeri Manado Penulis
  • Romi Mesra Universitas Negeri Manado Penulis

DOI:

https://doi.org/10.64924/em36f288

Kata Kunci:

Saluran Air, Dampak Lingkungan, Kesehatan Masyarakat, Pertanian, Desa Pusian

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi saluran air dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat di Desa Pusian, yang mencakup tiga aspek utama yaitu dampak terhadap lingkungan permukiman, dampak terhadap ketersediaan air bersih dan kesehatan masyarakat, serta dampak terhadap produktivitas pertanian dan perekonomian warga desa. Permasalahan saluran air di wilayah pedesaan merupakan isu yang kompleks dan multidimensional yang berkaitan erat dengan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan, sehingga kajian yang mendalam dan komprehensif mengenai persoalan ini menjadi sangat penting dan mendesak untuk dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada informan yang dipilih secara purposif, meliputi tokoh masyarakat, perangkat desa, petani, dan warga yang bermukim di sekitar saluran air, serta dilengkapi dengan teknik dokumentasi berupa pengumpulan foto kondisi fisik saluran air dan dokumen profil desa yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang mencakup tahapan kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan pengujian keabsahan data melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi saluran air di Desa Pusian berada dalam keadaan yang memprihatinkan akibat penyumbatan sampah, pendangkalan sedimentasi, dan kerusakan struktural yang menyebabkan genangan berulang di permukiman warga. Dampak yang ditimbulkan sangat signifikan, meliputi penurunan kualitas lingkungan permukiman, ancaman pencemaran air bersih, peningkatan risiko penyakit berbasis lingkungan, serta terganggunya produktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat desa secara keseluruhan. Penelitian ini merekomendasikan pendekatan penanganan yang holistik dan terpadu melalui rehabilitasi infrastruktur saluran air, penguatan kesadaran ekologis masyarakat, dan peningkatan kapasitas kelembagaan desa dalam pengelolaan saluran air secara berkelanjutan.

Referensi

Achmadi, U. F. (2014). Kesehatan Masyarakat: Teori dan Aplikasi. Rajawali Pers, Jakarta.

Blum, H. L. (1974). Planning for Health: Development and Application of Social Change Theory. Human Sciences Press, New York.

Bookchin, M. (1993). The Ecology of Freedom: The Emergence and Dissolution of Hierarchy. Black Rose Books, Montreal.

Brundtland, G. H. (1987). Our Common Future: Report of the World Commission on Environment and Development. Oxford University Press, Oxford.

Budianto, A., Susanto, R., & Pratama, H. (2024). Penerapan Sistem Drainase Berwawasan Lingkungan Melalui Pembuatan Sumur Resapan di Desa Suwangi Timur. Jurnal Gema Ngabdi, 6(3), 112–121.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications, California.

Ellis, F. (1988). Peasant Economics: Farm Households and Agrarian Development. Cambridge University Press, Cambridge.

Faizal, R., Prasetya, N. A., Alstony, Z., & Rahman, A. (2019). Evaluasi Sistem Drainase Menggunakan Storm Water Management Model (SWMM) dalam Mencegah Genangan Air di Kota Tarakan. Borneo Engineering: Jurnal Teknik Sipil, 3(2), 143–154.

Hatmoko, J. U. D., Wibowo, M. A., & Hidayat, A. (2021). Pembuatan Sumur Resapan sebagai Upaya Peningkatan Cadangan Air Tanah dan Pengendalian Banjir di Kecamatan Tembalang. Jurnal Pasopati, 3(1), 45–52.

Mawaddah, N., Utami, R., Fajar, M., Alifa, N. P., & Awan, F. N. (2023). Pembuatan Sumur Resapan Air Hujan dan Lubang Resapan Biopori di Desa Sukoharjo, Pringsewu. Jurnal Pengabdian Pendidikan Masyarakat (JPPM), 4(2), 197–204.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications, California.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya, Bandung.

Purwantini, T. B., & Suhaeti, R. N. (2017). Irigasi Kecil: Kinerja, Masalah, dan Solusinya. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 35(2), 91–105.

Soemarwoto, O. (2004). Ekologi, Lingkungan Hidup dan Pembangunan. Djambatan, Jakarta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta, Bandung.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. CV. Andi Offset, Yogyakarta.

Tisnawati, E., Wardani, R., & Kurniawan, D. (2023). Penataan dan Evaluasi Kondisi Saluran Drainase di Kelurahan Tirto Kota Pekalongan. Jurnal PENA ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(1), 78–89.

Unduhan

Diterbitkan

2025-09-30

Cara Mengutip

Andale, A., & Mesra, R. (2025). Saluran Air dan Dampaknya Bagi Kehidupan Masyarakat di Desa Pusian. COMTE: Journal of Sociology Research and Education, 2(4), 199-216. https://doi.org/10.64924/em36f288