Analisis Perubahan Sosial akibat Penggunaan Gadget pada Remaja di Dusun Gadungsari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Gunungkidul
DOI:
https://doi.org/10.64924/r2ydnd90Kata Kunci:
Perubahan Sosial, Masalah Sosial, Gadget, RemajaAbstrak
Berkembangnya teknologi tak terlepas dari kehidupan modern manusia. Teknologi semakin berkembang pesat dan menuntut manusia dapat mengikuti perkembangannya. Sehingga segala sesuatu dapat diakses melalui berbagai macam teknologi, terutama gadget dan internet. Masuknya teknologi seperti gadget dan internet dapat memudahkan akses di segala hal, termasuk untuk belajar dan bermain di dunia maya. Hal ini dapat menimbulkan berbagai macam pengaruh dalam kehidupan sehari-hari, terutama kepada usia anak-anak hingga remaja. Remaja di Dusun Gadungsari mulai sibuk dengan gadget masing-masing, terlebih kehidupan di tengah kota yang banyak meminta mereka lebih intens mengakses gadget. Perubahan sosial didorong dengan adanya faktor sosial yaitu kondisi masyarakat yang terbuka dengan perubahan, pribadi yang sangat terbuka terhadap perubahan, dan terjadinya kontak dengan kebudayaan yang masuk. Dengan penggunaan gadget yang berlebihan ini dapat menimbulkan perubahan sosial, diantaranya remaja menjadi kurang harmonis dengan keluarga, sedikit bersikap acuh, kurang berinteraksi dengan teman lainnya, dan perubahan sikap lainnya. Sehingga diperlukan sinergitas antara keluarga, sekolah, dan lingkungan untuk dapat memberi batasan terhadap penggunaan gadget. Terlebih pada usia anak dan remaja, lebih sering untuk diadakan event/acara yang dilakukan secara tatap muka dan kegiatan positif membangun kepercayaan diri, kecerdasan intelektual, maupun public speaking ataupun kegiatan yang membangun kekompakan dengan remaja lainnya. Sehingga remaja akan lebih kritis dan inovatif terhadap sesuatu, tidak bersikap acuh bahkan terkesan anti sosial.
Referensi
Ash Shidiqie, N., Akbar, N. F., & Faristiana, A. R. (2023). Perubahan sosial dan pengaruh media sosial tentang peran Instagram dalam membentuk identitas diri remaja. Jurnal Penelitian Pendidikan dan Bahasa, 98–112.
Data.ai. (2024). State of Mobile. Diakses pada 20 November 2024.
Fitriana., Ahmad, A., & Fitria. (2020). Pengaruh penggunaan gadget terhadap perilaku remaja dalam keluarga. Psikoislamedia Jurnal Psikologi, 5(2), 182–194.
Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5606. Sekretariat Negara.
Kemendikbud. (2016). KBBI Daring: Gawai. Diakses pada 22 November 2024, dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/gawai
Kemendikbud. (2016). KBBI Daring: Remaja. Diakses pada 9 November 2024, dari https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/remaja
Krisnaningrum, I., Masrukhi., & Atmaja, H. T. (2017). Perilaku sosial remaja era globalisasi di SMK Muhammadiyah Kramat, Kabupaten Tegal. Journal of Educational Social Studies (JESS), 6(3), 92–98.
Kusuma Rini, M., & Huriah, T. (2020). Prevalensi dan dampak kecanduan gadget pada remaja: Literature review. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(1), 185–194.
Maulida, R., & Sari, H. (2017). Kaitan internet addiction dan pola tidur pada mahasiswa Fakultas Keperawatan.
Nurhayati, C., dkk. (2020). Teori perubahan sosial. Universitas Terbuka.
Partini, dkk. (2023). Masalah-masalah sosial. Universitas Terbuka.
Pratiwi, R. G., & Malwa, R. U. (t.t.). Faktor yang mempengaruhi kecanduan gadget terhadap perilaku remaja. Jurnal Ilmiah PSYCHE, 15(2), 105–112.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Masyarakat Digital

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





