Tradisi Mappalili sebagai Penguat Solidaritas Sosial Petani di Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang
DOI:
https://doi.org/10.64924/py4s4v47Keywords:
Mappalili, Solidaritas Petani, Kearifan Lokal, Desa Mattiro Ade, Sosiologi PedesaanAbstract
Tradisi Mappalili merupakan salah satu bentuk kearifan lokal Suku Bugis yang masih dipertahankan oleh masyarakat agraris di Desa Mattiro Ade, Kecamatan Patampanua, Kabupaten Pinrang. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis prosesi ritual Mappalili dan kontribusinya dalam meningkatkan solidaritas sosial di kalangan petani di tengah arus modernisasi pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan petani, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Mappalili bukan sekadar ritual mekanis penanda dimulainya musim tanam (turun sawah), melainkan sebuah instrumen perekat sosial. Solidaritas sosial yang terbangun termanifestasi dalam tiga tahapan utama: pra-acara melalui musyawarah mufakat (tudang sipulung), pelaksanaan melalui gotong royong pembersihan saluran irigasi dan ritual doa, serta pasca-acara melalui makan bersama (sokko dan pallise). Nilai-nilai kebersamaan, kesetaraan, dan keterikatan emosional dalam tradisi ini berhasil meminimalisir potensi konflik horizontal antar petani terkait pembagian air irigasi dan batas lahan, sekaligus memperkuat ketahanan pangan desa berbasis integrasi sosial.
References
Abdullah, M. T. (2019). Modal Sosial dan Solidaritas Komunitas Petani Bugis di Sulawesi Selatan. Jurnal Sosiologi Pedesaan, 7(2), 115–123.
Arifin, J., & Rinaldi, R. (2025). Sociologi Perdesaan dan Perkotaan dalam Dimensi Perubahan Sosial. Naluri Edukasi Press, 1(1), 1–142.
Arifin, J., Bakar, N. I. A., & Rinaldi, R. (2025). Social Integration in Multiethnic and Multireligious Communities: A Socio-Cultural Analysis of Intergroup Relations in Makassar, Indonesia. Fikri: Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya, 10(1), 204-219.
Anwar, K. (2021). Kearifan Lokal dalam Sistem Pertanian Suku Bugis: Perspektif Ekologi Budaya. Makassar: Celebes Media Perkasa.
Basri, M. (2020). Tudang Sipulung: Resolusi Konflik Berbasis Nilai Tradisional pada Masyarakat Agraris. Jurnal Analisis Sosial Politik, 5(1), 45–56.
Fajriah, N. (2022). Perubahan Pola Hubungan Kerja Petani Suku Bugis Akibat Modernisasi Alat Pertanian. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 9(2), 89–104.
Hamid, I. (2023). Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Pelestarian Ritual Pertanian di Kabupaten Pinrang. Pinrang: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Hasbullah, R. A. (2025). Internalisasi Karakter “Siri’na Pacce” Dalam Pendidikan Siswa SD Unismuh Makassar. Jurnal Integrasi Pengetahuan Disiplin, 6(3).
Haryanto, J. T. (2019). Modal Sosial dan Penguatan Kelembagaan Petani di Indonesia. Jurnal Analisis Kebijakan Pertanian, 17(1), 35–48.
Koentjaraningrat. (2015). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Majid, L. (2022). Kesesuaian Nilai-Nilai Pancasila terhadap Tradisi Mappalili di Dusun Sempang Barat Desa Mattiro Ade Kecamatan Patampanua Kabupaten Pinrang. (Skripsi tidak diterbitkan). Parepare: IAIN Parepare.
Mattulada, M. (2015). Latoa: Satu Analisis Antropologi Politik Orang Bugis. Makassar: Hasanuddin University Press.
Mesra, R., Idris, M., Rinaldi, R., Ram, S. W., Tuerah, P. R., Efrianti, R., & Korompis, V. E. (2025). BUKU AJAR PENGANTAR SOSIOLOGI. Naluri Edukasi Press, 1(1), 1-293.
Mesra, R., Rinaldi, R., Sasea, S. C., Suryadi, R., Idrus, I. I., Syarifudin, A., ... & Efrianti, R. (2025). Buku Ajar Sosiologi Digital. Naluri Edukasi Press, 1(1), 1-141.
Nasrullah, N. (2020). Kearifan Lokal Masyarakat Bugis dalam Pengelolaan Sumber Daya Pertanian. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 22(1), 45–58.
Nyonri, A. (2009). Mappalili: Ritual Turun Sawah dalam Kebudayaan Bugis Klasik. Jurnal Budaya Nusantara, 3(1), 34–42.
Pelras, C. (2006). The Bugis. Oxford: Blackwell Publishers.
Rahman, A. (2021). Agama dan Tradisi Lokal: Harmonisasi Islam dengan Ritual Mappalili di Pinrang. Jurnal Interdisipliner Sosiologi Agama (JINSA), 4(2), 112–125.
Rinaldi, R. (2025). SOSIOLOGI KELUARGA. Naluri Edukasi Press, 1(1), 1-124.
Rusdi, M. (2023). Eksistensi Pasukan Adat dan Kelompok Tani dalam Pelaksanaan Ritual Pertanian Sulawesi Selatan. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(1), 55–68.
Samad, A. (2023). Makna Spiritual Sokko dan Pallise dalam Ritual Keselamatan Pertanian. Jurnal Kebudayaan Bugis, 11(3), 201–210.
Syarif, A. (2021). Tradisi Pertanian dan Solidaritas Sosial pada Masyarakat Agraris Sulawesi Selatan. Jurnal Sosial Humaniora, 14(2), 120–132.
Syam, S. (2024). Mappalili: Budaya yang Tak Lekang oleh Waktu dan Ritual Turun-Temurun Petani. Jurnal Kajian Budaya Lokal, 2(1), 15–27.
Yusuf, M. (2024). Penerapan Lontara Pananrang dalam Penentuan Masa Tanam Petani Modern di Kabupaten Pinrang. Jurnal Penelitian Pertanian Perdesaan, 8(2), 77–88.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





