Peran Guru dalam Kegiatan Pembelajaran Mata Pelajaran IPS di SMP Negeri 2 Tondano Kabupaten Minahasa
DOI:
https://doi.org/10.64924/k3ka1g02Keywords:
Peran Guru, Pembelajaran IPS, SMP Negeri 2 TondanoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru IPS dalam mengembangkan pembelajaran, upaya yang dilakukan guru dalam menciptakan pembelajaran IPS yang menyenangkan, serta hambatan yang dihadapi guru dalam mengembangkan pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Tondano. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru IPS sebagai informan. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) guru IPS telah menjalankan perannya melalui kegiatan mengarahkan pembelajaran, memberikan motivasi, menyampaikan informasi, memberikan evaluasi, dan membimbing siswa; (2) upaya yang dilakukan guru meliputi penciptaan suasana belajar yang kondusif, pemilihan model pembelajaran inovatif, dan penggunaan media pembelajaran yang menarik; (3) hambatan yang dihadapi guru meliputi rendahnya motivasi belajar siswa, keterbatasan media pembelajaran, jam pelajaran yang terbatas, kurangnya perhatian orang tua, dan lingkungan belajar yang kurang mendukung.
References
Asnila, Zulqaima. 2022. Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar IPS Siswa Kelas V SD Inpres Gantarang, Kabupaten Gowa. Skripsi. Makasar: Universitas Muhammadiyah Makassar.
Andriani, R. & Rasto. 2019. Motivasi Belajar sebagai Determinan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 4(1), 80–86.
Depdiknas. 2010. Undang-undang RI Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Depdiknas.
Mulyasa, E. 2011. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Idzhar, T. (2016). Peran Guru dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan. Vol 2 N0 2.
Listiano, Y. dkk. 2021. Hubungan Peran Guru Terhadap Motivasi Belajar Penjas Pada Masa Pandemi Covid-19 di SMP Negeri 2 Rawamerta. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(6: 170–191.
Safitri, A. L. dkk. 2017. Pengaruh Konsep Diri dan Peranan Guru Terhadap Kedisiplinan Siswa XI SMA Perintis 2 Bandar Lampung. Jurnal Kultur Demokrasi, 5(8): 8-9.
Edy, Suryanto. (2019). Pembelajaran Sastra di Sekolah Dasar Kajian Teoritik dan Budaya. Pasuruan: CV. Penerbit Qiara Media.
Oemar, Hamalik. (2011). Proses Belajar Mengajar. Jakarta: Bumi Aksara.
Siti Suprihatin. 2015. Upaya Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa, Jurnal Promosi, Vol.3 No.1
Mochammad, 2021. Upaya Guru IPS dalam Meningkatkan Motivasi Belajas Siswa dengan Menggunakan Aplikasi Google Clasroom di SMP Negeri 6 Kota Batu. Skripsi. Malang: Pendidikan IPS Universitas Negeri Maulana Malik Ibrahim.
Sanjaya, Wina. 2006. Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana Prenamedia Group.
Sardiman. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafido Persada.
Sugiyono. 2018. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: ALFABETA
Zahroh, Aminatul. (2015). Membangun Kualitas Pembelajaran Melalui Dimensi Profesionalisme Guru. Bandung: Yrama Widya.
Gesit, R. W. Putri. (2016). Peran Guru Dalam Proses Pembelajaran IPS di Kelas IV SD Gugus Gatotkaca Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.
Sapriya. 2009. Pendidikan IPS. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Tusriyanto. 2013. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 1, Bandar lampung: AURA.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





