Pandangan Masyarakat Minahasa terhadap Pemilu Demokrasi Politik Tahun 2024
DOI:
https://doi.org/10.64924/zxne4087Keywords:
Masyarakat Minahasa, Pemilu 2024, Demokrasi PolitikAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pandangan masyarakat Minahasa terhadap pelaksanaan pemilu demokrasi politik tahun 2024, mencakup persepsi, dampak sosial, serta harapan masyarakat terhadap kualitas demokrasi ke depan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam kepada tiga informan yang dipilih secara purposif di wilayah Minahasa, Sulawesi Utara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Minahasa memiliki pandangan yang beragam namun cenderung positif terhadap Pemilu 2024, dengan antusiasme partisipasi yang tinggi dalam berbagai kegiatan elektoral. Namun demikian, polarisasi politik akibat perbedaan pilihan partai ditemukan telah memicu ketegangan sosial hingga ke dalam hubungan keluarga. Nilai kearifan lokal Mapalus terbukti berperan sebagai penyangga kohesi sosial masyarakat. Masyarakat Minahasa mengharapkan penyelenggaraan pemilu yang jujur, adil, dan pemimpin terpilih yang benar-benar berkomitmen terhadap kepentingan rakyat.
References
Aspinall, E., dan Sukmajati, M. (2015). Politik Uang di Indonesia: Patronase dan Klientelisme pada Pemilu Legislatif 2014. Yogyakarta: PolGov.
Budiardjo, M. (2021). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Diamond, L. (2019). Ill Winds: Saving Democracy from Russian Rage, Chinese Ambition, and American Complacency. New York: Penguin Press.
Hidayat, S., dan Suwandi, M. (2021). Partisipasi Pemilih dan Faktor Penentu Keputusan Memilih di Sulawesi Utara pada Pemilu 2019. Jurnal Ilmu Politik Indonesia, 6(2), 112–129.
Lijphart, A. (2012). Patterns of Democracy: Government Forms and Performance in Thirty-Six Countries (2nd ed.). New Haven: Yale University Press.
Lumintang, R. (2021). Peran Tokoh Adat dan Pemimpin Agama dalam Memengaruhi Pilihan Politik Masyarakat Minahasa. Jurnal Sosial Politik Sulawesi, 4(1), 45–61.
Mietzner, M. (2022). Democracy in Indonesia: Between Stagnation and Crisis. Singapore: ISEAS–Yusof Ishak Institute.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Novianto, A. (2023). Persepsi Publik terhadap Integritas Pemilu dan Implikasinya bagi Legitimasi Demokrasi di Indonesia. Jurnal Demokrasi dan HAM, 11(1), 78–95.
Pakasi, D. (2020). Pengaruh Media Sosial terhadap Persepsi Masyarakat Sulawesi Utara Mengenai Kandidat dalam Pemilu Legislatif. Jurnal Komunikasi Politik, 3(2), 88–104.
Rotinsulu, C. (2022). Persepsi Pemilih Perempuan di Minahasa terhadap Keterwakilan Politik dalam Pemilu. Jurnal Gender dan Politik Indonesia, 5(1), 33–50.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Tampi, B. (2020). Partisipasi Politik Masyarakat Minahasa dalam Perspektif Budaya Lokal. Jurnal Ilmu Pemerintahan Sulawesi Utara, 2(1), 19–36.
Warouw, F. (2022). Perilaku Pemilih di Komunitas Adat Minahasa: Antara Kolektivisme dan Rasionalitas Politik. Jurnal Politik Lokal Indonesia, 7(2), 56–74.
Wulandari, T. (2022). Keragaman Pandangan Politik Masyarakat Lokal dalam Konteks Demokrasi Elektoral Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 9(3), 101–118.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





