Solidaritas Sosial Antar Anggota Rukun Duka Pinaesaan di Desa Silian Barat Kecamatan Silian Raya Kabupaten Minahasa Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.64924/3zvgqe54Keywords:
Solidaritas Sosial, Rukun Duka, PinaesaanAbstract
Penelitian ini adalah tentang bagaimana bentuk solidaritas sosial anggota rukun duka pinaesaan di Desa Silian Barat, yang dimana di dalamnya ada bentuk rasa solidaritas antar masyarakat rukun pinaesaan, yaitu terdapat nilai tolong menolong antar masyarakat dan hubungan sosial yang merupakan nilai luhur yang terdapat pada Organisasi Rukun Duka Pinaesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Adapun teknik pengumpulan data melalui observasi wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang ditemukan yaitu perilaku solidaritas antar masyarakat tercermin dalam bentuk kerukunan dan kebersamaan dalam memberikan bantuan, seperti uang dan beras, dengan tujuan membantu acara pemakaman pada keluarga yang berduka dan meringankan pembiayaan. Bantuan ini dianggap sebagai sikap empati dan solidaritas antar sesama masyarakat, terutama di desa Silian Barat. Dari solidaritas antar Masyarakat berdampak positif yaitu meringankan beban keluarga yang berduka, dan memperkuat persatuan kerukunan dalam masyarakat.
References
Afra, M., & Salemuddin, M. R. (2022). Solidaritas sosial masyarakat petani di Desa Golo Lalong Kecamatan Borong Kabupaten Manggarai Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 1(7), 1723–1736.
Andalas, F. E. (2017). Wacana solidaritas Muslim Indonesia dalam teks pengungsi Muslim etnis Rohingya pada media daring viva.co.id. Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Muhammadiyah Malang: Satwika.
Anugrah, I. N. B. (2023). Makna solidaritas bagi anggota komunitas motor Freedom Max Community di Depok Jawa Barat. UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Coleman, J. S. (2008). Dasar-dasar teori sosial. Nusamedia.
Dila, B. A. (2022). Bentuk solidaritas sosial dalam kepemimpinan transaksional. Ikomik: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Informasi, 2(1), 55–66.
Izzah, A. N., et al. (2024). Nilai-nilai solidaritas sosial dalam kelompok Bantengan Adi Putra Nuswantara. 6(1), 58–68.
Jones, P. (2009). Pengantar teori-teori sosial: Dari fungsionalisme hingga post-modernisme. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Kandioh, B., Lumolos, J., & Kaunang, M. (2016). Eksistensi kelompok-kelompok sosial dalam melestarikan nilai-nilai budaya. Society: Jurnal Ilmu Sosial & Pengelolaan Sumberdaya Pembangunan, 21(April), 49–62.
Khabib, Z. (2020). Perspektif Islam mengenai tradisi manganan di "Punden Mbah Rahmad" Desa Gelang, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Jurnal Kebudayaan dan Sastra Islam.
Khoirina, N. (2018). Pentingnya pemahaman nilai-nilai budaya lokal dalam pendekatan konseling humanistik. Dalam Seminar Nasional Bimbingan dan Konseling 2(1), 260–268.
Koentjaraningrat. (2003). Pengantar antropologi I. PT. Rineka Cipta.
KBBI Daring. (2012). Solidaritas. Diakses 28 Desember 2023, dari https://kbbi.web.id/solidaritas
Ritzer, G. (2012). Teori sosiologi dari klasik sampai perkembangan terakhir postmodern. Pustaka Pelajar.
Soekanto, S. (2019). Sosiologi suatu pengantar. PT Raja Grafindo Persada.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





