Kesiapan Masyarakat dalam Demokrasi Politik di Desa Toundanow Atas
DOI:
https://doi.org/10.64924/tv3aw472Keywords:
Kesiapan Masyarakat, Demokrasi Politik, Partisipasi, Desa, Otonomi DesaAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan masyarakat dalam demokrasi politik di Desa Toundanow Atas, Sulawesi Utara, dengan fokus pada pemahaman demokrasi, pola partisipasi, dan faktor-faktor yang mempengaruhi keterlibatan masyarakat dalam proses politik desa. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam terhadap informan kunci yang terdiri dari aparat pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga. Analisis data dilakukan secara induktif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diverifikasi melalui triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman masyarakat tentang demokrasi masih berorientasi pada dimensi prosedural, khususnya partisipasi dalam pemilihan, sementara pemahaman tentang prinsip-prinsip demokrasi substantif masih terbatas. Pola partisipasi masyarakat cenderung mobilisatif dan didominasi elit desa, belum mencapai tingkat deliberatif yang inklusif. Faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan masyarakat mencakup tingkat pendidikan dan literasi politik, kondisi ekonomi, nilai-nilai budaya lokal dan keagamaan, serta kapasitas kepemimpinan desa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kesiapan masyarakat dalam demokrasi politik memerlukan pendekatan holistik yang mencakup penguatan literasi politik, penciptaan ruang deliberasi inklusif, transformasi kepemimpinan, dan peningkatan transparansi pemerintahan desa.
References
Almond, G. A., & Verba, S. (1963). The Civic Culture: Political Attitudes and Democracy in Five Nations. Princeton: Princeton University Press.
Antlov, H. (2003). Village Government and Rural Development in Indonesia: The New Democratic Framework. Bulletin of Indonesian Economic Studies, 39(2), 193-214.
Arnstein, S. R. (1969). A Ladder of Citizen Participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216-224.
Budiardjo, M. (2008). Dasar-Dasar Ilmu Politik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Creswell, J. W. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Diamond, L. (1999). Developing Democracy: Toward Consolidation. Baltimore: Johns Hopkins University Press.
Fishkin, J. S. (2009). When the People Speak: Deliberative Democracy and Public Consultation. Oxford: Oxford University Press.
Habermas, J. (1996). Between Facts and Norms: Contributions to a Discourse Theory of Law and Democracy. Cambridge: MIT Press.
Huntington, S. P., & Nelson, J. M. (1994). Partisipasi Politik di Negara Berkembang. Jakarta: Rineka Cipta.
Mas'oed, M. (2006). Negara, Kapital, dan Demokrasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook. Thousand Oaks: SAGE Publications.
Pradana, G. Y. K. (2018). Implementasi Demokrasi Deliberatif dalam Musyawarah Desa. Jurnal Ilmu Pemerintahan, 4(1), 45-62.
Putnam, R. D. (1993). Making Democracy Work: Civic Traditions in Modern Italy. Princeton: Princeton University Press.
Sen, A. (1999). Development as Freedom. New York: Oxford University Press.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Surbakti, R. (2010). Memahami Ilmu Politik. Jakarta: Grasindo.
Sutoro, E. (2015). Desa Membangun Indonesia. Yogyakarta: Forum Pengembangan Pembaharuan Desa (FPPD).
Verba, S., Schlozman, K. L., & Brady, H. E. (1995). Voice and Equality: Civic Voluntarism in American Politics. Cambridge: Harvard University Press.
Widjaja, H. (2014). Otonomi Desa: Merupakan Otonomi yang Asli, Bulat, dan Utuh. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 ETIC (EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





