Kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam Pemberdayaan Sekolah Dasar: Refleksi Program Kampus Mengajar sebagai Wujud Pengabdian Masyarakat

Penulis

  • Romi Mesra Universitas Negeri Manado Penulis

DOI:

https://doi.org/10.64924/bpdsa019

Kata Kunci:

Tri Dharma Perguruan Tinggi, Kampus Mengajar, Pengabdian Masyarakat

Abstrak

Program Kampus Mengajar merupakan implementasi kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang mengintegrasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui penempatan mahasiswa di sekolah dasar sasaran. Pengabdian ini bertujuan untuk merefleksikan pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 6 Tahun 2023 dari perspektif Dosen Pembimbing Lapangan sebagai wujud kolaborasi perguruan tinggi dalam pemberdayaan sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah deskriptif-reflektif berbasis pengalaman lapangan dengan pengumpulan data melalui observasi partisipatif, dokumentasi, dan wawancara informal, serta dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa program ini berhasil mewujudkan integrasi Tri Dharma secara nyata melalui tujuh tahapan kegiatan yang saling berkesinambungan. Dampak yang dicapai meliputi peningkatan kemampuan literasi dan numerasi siswa, penguatan kapasitas pedagogik guru, peningkatan adaptasi teknologi warga sekolah, serta perkembangan kompetensi mahasiswa sebagai calon pendidik profesional. Peran DPL terbukti melampaui fungsi administratif, mencakup fasilitator pembelajaran, mediator, dan peneliti reflektif yang mentransformasi pengalaman lapangan menjadi pengetahuan ilmiah yang bermakna bagi pengembangan program pengabdian masyarakat berbasis perguruan tinggi di Indonesia.

Referensi

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (2021). Buku Panduan Program Kampus Mengajar Angkatan 1. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Fauzi, A., & Santoso, B. (2022). Dampak program penempatan mahasiswa terhadap motivasi belajar siswa dan inovasi pembelajaran guru di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 9(1), 45–58.

Hendarman. (2021). Pengembangan kompetensi calon guru melalui program pengalaman lapangan berbasis sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter, 11(2), 112–126.

Hermawan, A., & Puspita, R. (2022). Adaptasi teknologi pembelajaran di sekolah dasar melalui program MBKM: Dampak dan keberlanjutan. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 33–47.

Huda, M. (2022). Komunitas praktik sebagai model pengembangan profesionalisme guru di era transformasi pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan, 28(1), 21–35.

Kemendikbudristek. (2022). Laporan Hasil Asesmen Nasional Tahun 2022. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Kusuma, D., & Hamidah, S. (2022). Kesenjangan digital di sekolah dasar: Tantangan dan strategi penguatan literasi teknologi guru. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara, 7(2), 89–104.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.

Mulyasa, E. (2020). Pengembangan dan Implementasi Kurikulum 2013: Perubahan dan Pengembangan Kurikulum sebagai Investasi Masa Depan. Remaja Rosdakarya.

Musfiqon, H. M. (2021). Metodologi Penelitian Pendidikan. Prestasi Pustaka Publisher.

Nugroho, A. (2023). Transformasi pengalaman pengabdian menjadi pengetahuan ilmiah: Urgensi refleksi akademis dalam laporan pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 9(3), 201–215.

Pertiwi, D., Marlina, R., & Hidayat, T. (2022). Koordinasi multipihak dalam program pengabdian masyarakat berbasis mahasiswa: Faktor penentu keberhasilan dan tantangan implementasi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 77–91.

Priyatni, E. T. (2020). Desain Pembelajaran Bahasa Indonesia dalam Kurikulum 2013. Bumi Aksara.

Rahmatullah, M., Inanna, I., & Ampa, A. T. (2021). Program Kampus Mengajar sebagai upaya peningkatan literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(2), 119–133.

Santrock, J. W. (2020). Educational Psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.

Sari, N. P., & Nugroho, A. F. (2021). Penerapan experiential learning dalam program pengalaman lapangan mahasiswa calon guru: Kajian teoritik dan praktik. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 10(3), 155–169.

Sulistyorini, D., Maharani, A., & Prasetyo, B. (2022). Penguatan numerasi siswa sekolah dasar melalui pembelajaran berbasis permainan dalam program MBKM. Jurnal Pendidikan Matematika, 13(2), 101–115.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif (Edisi ke-3). Alfabeta.

Suwandi, S., & Arifin, Z. (2021). Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sebagai fondasi pengembangan institusi pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak. Jurnal Manajemen Pendidikan Tinggi, 5(1), 12–27.

Wahyuni, S., & Kurniawati, E. (2021). Efektivitas pendampingan individual dalam program literasi berbasis mahasiswa di sekolah dasar daerah tertinggal. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 67–81.

Widodo, H., & Rahmat, A. (2021). Refleksi praktisi dalam program pengabdian masyarakat: Sumber pengetahuan bagi peningkatan kualitas program berkelanjutan. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 7(4), 312–326.

Wijaya, A. (2021). Pendidikan Matematika Realistik: Suatu Alternatif Pendekatan Pembelajaran Matematika. Graha Ilmu.

Unduhan

Diterbitkan

2026-03-06