Analisis Budaya Demokrasi dan Pembentukan Karakter Siswa di SMP Negeri 6 Ranoyapo
DOI:
https://doi.org/10.64924/anfhm572Kata Kunci:
Budaya Demokrasi, Pembentukan Karakter, Pendidikan KewarganegaraanAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis budaya demokrasi dan pembentukan karakter siswa di SMP Negeri 6 Ranoyapo. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara mendalam kepada guru-guru di sekolah tersebut. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan triangulasi sumber untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya demokrasi diterapkan melalui musyawarah kelas, pemilihan ketua kelas, pemilihan ketua OSIS, dan pembiasaan menghargai perbedaan pendapat. Pembentukan karakter siswa dilaksanakan melalui pengajaran, keteladanan, penguatan, dan rutinitas sekolah. Kegiatan sekolah dalam pelaksanaan budaya demokrasi direncanakan secara sistematis mencakup demokratisasi dalam persiapan, desain, dan implementasi kurikulum serta proses pembelajaran. Disimpulkan bahwa budaya demokrasi dan pembentukan karakter siswa merupakan dua dimensi yang saling memperkuat dalam ekosistem pendidikan di sekolah tersebut.
Referensi
Almond, G. A., dan Verba, S. (1963). The Civic Culture: Political Attitudes and Democracy in Five Nations. Princeton University Press.
Althof, W., dan Berkowitz, M. W. (2006). Moral education and character education: Their relationship and roles in citizenship education. Journal of Moral Education, 35(4), 495–518.
Branson, M. S. (1998). The Role of Civic Education: A Forthcoming Education Policy Task Force Position Paper from the Communitarian Network. Center for Civic Education.
Fatimah, S., dan Dewi, D. A. (2021). Implementasi nilai-nilai demokrasi dalam pembelajaran PPKn di sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Undiksha, 9(2), 414–423.
Kesuma, D., Triatna, C., dan Permana, J. (2011). Pendidikan Karakter: Kajian Teori dan Praktik di Sekolah. Remaja Rosdakarya.
Lickona, T. (1991). Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. Bantam Books.
Miles, M. B., Huberman, A. M., dan Saldana, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Remaja Rosdakarya.
Mulyana, R. (2004). Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Alfabeta.
Samsuri. (2011). Pendidikan Karakter Warga Negara: Kritik Pembangunan Karakter Bangsa. Diandra Pustaka Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Surbakti, R. (2010). Memahami Ilmu Politik. Grasindo.
Winataputra, U. S. (2012). Pendidikan Kewarganegaraan dalam Perspektif Pendidikan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Widya Aksara Press.
Winarno. (2013). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Isi, Strategi, dan Penilaian. Bumi Aksara.
Zamroni. (2011). Pendidikan Demokrasi pada Masyarakat Multikultural. Gavin Kalam Utama.
Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Kencana Prenada Media Group.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (JELAS)

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.




