Strategi Bertahan Hidup Driver Ojek Online di Tengah Persaingan Platform Digital: Studi Kasus di Kota Kediri
DOI:
https://doi.org/10.64924/3ka71x64Kata Kunci:
Algoritma Aplikasi, Ekonomi Gig, Solidaritas Komunitas, Ketahanan Ekonomi, Kerja Informal DigitalAbstrak
Perkembangan ekonomi digital telah mengubah pola kerja sektor transportasi informal, termasuk pekerjaan sebagai driver ojek online di Kota Kediri, dengan meningkatnya jumlah mitra pengemudi, perubahan sekema insentif yang diterapkan oleh perusahaan aplikasi, persaingan yang semakin ketat antar aplikasi, serta ketidak pastian algoritma dalam pendistribusian pesanan, hal ini mempengaruhi ketidakstabilan penghasilan para driver. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk persaingan platform digital yang dihadapi oleh driver ojek online, menganalisis strategi bertahan hidup yang mereka terapkan dan memahami makna persaingan tersebut terhadap kondisi sosial ekonomi para driver di kota Kediri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan sepuluh orang driver ojek online sebagai informan, yang dipilih melalui teknik purposive sampling, data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara secara mendalam, dan dokumentasi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari data APJII, BPS Kota Kediri, serta laporan e-ConomySEA 2024, Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh informan mengalami ketidakpastian dalam memperoleh pesanan harian. Sebagian besar 90% berupaya memperpanjang jam kerjanya, 80% menggunakan lebih dari satu aplikasi, dan selain itu 80% mengandalkan komunitas atau basecamp sebagai sumber dukungan. Berbagai strategi bertahan hidup yang ditemukan dalam penelitian ini meliputi, pengaturan jam kerja, menggunakan lebih dari satu aplikasi, menghemat biaya operasional, diversifikasi layanan, serta pemanfaatan solidaritas komunitas. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa keberlangsungan hidup driver ojek online di kota Kediri tidak hanya ditentukan oleh kemampuan bekerja lebih lama, akan tetapi juga oleh kemampuan membaca pola aplikasi, pengelolaan ekonomi rumah tangga, serta memanfaatkan jaringan sosial dengan sesama driver.
Referensi
APJII. (2024). Laporan survei penetrasi internet Indonesia 2024. Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Aritenang, A. F. (2024). The crucial role of motorcycle-based ride-hailing among commuters in Indonesian metropolitan areas. Case Studies on Transport Policy, 15, 101134. https://doi.org/10.1016/j.cstp.2024.101134
Badan Pusat Statistik Kota Kediri. (2024). Kota Kediri dalam angka 2024. BPS Kota Kediri.
Badan Pusat Statistik Kota Kediri. (2025). Pertumbuhan ekonomi Kota Kediri tahun 2024. BPS Kota Kediri.
Duggan, J., Sherman, U., Carbery, R., & McDonnell, A. (2020). Algorithmic management and app-work in the gig economy: A research agenda for employment relations and HRM. Human Resource Management Journal, 30(1), 114-132. https://doi.org/10.1111/1748-8583.12258
Ford, M., & Honan, V. (2019). The limits of mutual aid: Emerging forms of collectivity among app-based transport workers in Indonesia. Journal of Industrial Relations, 61(4), 528-548. https://doi.org/10.1177/0022185619839428
Gandini, A. (2019). Labour process theory and the gig economy. Human Relations, 72(6), 1039-1056. https://doi.org/10.1177/0018726718790002
Google, Temasek, & Bain & Company. (2024). e-Conomy SEA 2024: Indonesia digital economy report. Google, Temasek, and Bain & Company.
Oktavian, M. N. D., Pertiwi, P. T., Safitri, R. A., & Hediana, S. C. (2023). Pengaruh ojek online: Faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan driver Gojek dan Grab di Kota Yogyakarta tahun 2023 dengan metode kualitatif. AKUNTANSI 45, 4(2), 500-511. https://doi.org/10.30640/akuntansi45.v4i2.1893
Pasya, M. A. (2025). The position and legal protection of online motorcycle taxi drivers in Indonesia. Istinbath: Jurnal Hukum, 22(1).
Vallas, S., & Schor, J. B. (2020). What do platforms do? Understanding the gig economy. Annual Review of Sociology, 46, 273-294. https://doi.org/10.1146/annurev-soc-121919-054857
Wood, A. J., Graham, M., Lehdonvirta, V., & Hjorth, I. (2019). Good gig, bad gig: Autonomy and algorithmic control in the global gig economy. Work, Employment and Society, 33(1), 56-75. https://doi.org/10.1177/0950017018785616
Woodcock, J., & Graham, M. (2020). The gig economy: A critical introduction. Polity Press.
Scott, J. C. (1976). The moral economy of the peasant: Rebellion and subsistence in Southeast Asia. Yale University Press.
Coleman, J. S. (1990). Foundations of social theory. Harvard University Press.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Jurnal Masyarakat Digital

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.





