Pendampingan Psikososial bagi Korban Banjir Untuk Mengatasi Trauma dan Stress Pascabencana di Kota Manado
DOI:
https://doi.org/10.64924/nc7nwg68Kata Kunci:
Pendampingan Psikososia, Banjir, Trauma, Stres Pascabencana, Relawan KomunitasAbstrak
Kota Manado merupakan wilayah rawan banjir yang hampir setiap tahun mengalami bencana dengan dampak tidak hanya pada aspek fisik dan material, tetapi juga pada kondisi psikologis dan sosial masyarakat terdampak. Pascabanjir yang terjadi pada Maret 2025, banyak warga, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia, mengalami trauma, stres, dan kecemasan yang berlarut-larut, sementara layanan psikososial masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas mitra dan masyarakat dalam memberikan pendampingan psikososial berbasis komunitas bagi korban banjir. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif berbasis komunitas melalui pelatihan dasar pendampingan psikososial, simulasi praktik lapangan, serta edukasi berkelanjutan dan sosialisasi komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan kader lokal yang ditandai dengan peningkatan rata-rata skor pengetahuan sebesar 32% serta meningkatnya kemampuan komunikasi empatik. Simulasi praktik lapangan memberikan dampak positif terhadap ekspresi emosi anak-anak penyintas banjir dan meningkatkan kepercayaan diri kader dalam melakukan pendampingan. Edukasi komunitas menjangkau lebih dari 120 warga dan mendorong penerapan teknik koping sederhana dalam pengelolaan stres pascabencana. Selain itu, terbentuknya Tim Relawan Psikososial berbasis komunitas menjadi luaran penting yang mendukung keberlanjutan program. Secara keseluruhan, kegiatan ini efektif dalam memperkuat ketahanan psikososial masyarakat dan berpotensi direplikasi di wilayah rawan bencana lainnya.
Referensi
Candra, Y., Maarif, S., & Kusuma, K. (2024). Flood disaster risk management in Manado City. International Journal of Humanities Education and Social Sciences, 3(6).
Citra, A., Hidayat, P. F., & Wijaya, S. C. M. (2024). Psikologi sosial dalam bidang lingkungan dan bencana. Humanitis: Jurnal Humaniora, Sosial dan Bisnis, 2(5), 502–508.
Jimatul Rizki, N. (2024). Penerapan teori perkembangan sosial dan kepribadian Erikson dalam pendidikan: Pendekatan psikososial untuk optimalisasi pembelajaran. Epistemic: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 3(3), 462–481.
Kumparan. (2025, March 21). Hujan deras sejak pagi, Manado dikepung banjir. Manado Bacirita. https://kumparan.com/manadobacirita/hujan-deras-sejak-pagi-manado-dikepung-banjir-24isNuMseK6/full
Lahi, B., & Suldani, M. R. Y. (2025). Komunikasi risiko bencana: Mendukung ketahanan bencana banjir di Kota Makassar. Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi, 10(1), 1–18.
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. (2021). Laporan riset dampak psikososial pascabencana banjir Jakarta. LIPI.
Lestari, H. S., & Damayanti, A. K. (2024). Psikologi kepribadian (Jilid 1). Penerbit NEM.
Manado Post. (2025, March 21). BMKG: Waspada cuaca ekstrem di Sulawesi Utara, 21–23 Maret 2025, hujan lebat dan angin kencang mengancam, ini daerah terdampak. Jawa Pos. https://manadopost.jawapos.com/berita-utama/285793415/bmkg-waspada-cuaca-ekstrem-di-sulawesi-utara-21-23-maret-2025-hujan-lebat-dan-angin-kencang-mengancam-ini-daerah-terdampak
World Health Organization. (2023). Ensuring a coordinated and effective mental health response in emergencies. https://www.who.int/activities/ensuring-a-coordinated-and-effective-mental-health-response-in-emergencies
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Collaborative: Journal of Community Service

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




