Pelatihan Digital Storytelling bagi Masyarakat untuk Meningkatkan Kesadaran dan Kesiapsiagaan Bencana di Kota Manado

Penulis

  • Alfrina Mewengkang Universitas Negeri Manado Penulis
  • Marssel Michael Sengkey Universitas Negeri Manado Penulis

DOI:

https://doi.org/10.64924/ybsvb947

Kata Kunci:

Digital Storytelling, Kesiapsiagaan Bencana, Literasi Kebencanaan, Pengabdian Masyarakat, Kota Manado

Abstrak

Kota Manado merupakan wilayah dengan tingkat kerentanan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, yang berdampak signifikan terhadap keselamatan dan kehidupan masyarakat. Salah satu tantangan utama dalam penanggulangan bencana adalah rendahnya literasi kebencanaan dan kesiapsiagaan masyarakat, serta keterbatasan media komunikasi yang kontekstual dan mudah dipahami. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan bencana masyarakat melalui pelatihan digital Storytelling sebagai media edukasi berbasis pengalaman lokal. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Ternate Baru dan Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Kota Manado, dengan melibatkan 32 peserta yang terdiri atas pemuda, ibu rumah tangga, perangkat kelurahan, dan tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui pelatihan literasi kebencanaan, pelatihan pembuatan konten digital Storytelling, simulasi keadaan darurat bersama BPBD, serta pembentukan komunitas digital storyteller kebencanaan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pemahaman peserta mengenai kesiapsiagaan bencana, ditunjukkan oleh kenaikan nilai rata-rata dari 38% pada pre-test menjadi 80% pada post-test. Selain itu, peserta berhasil menghasilkan berbagai luaran digital berupa 12 video pendek, 8 infografis, dan 3 poster kebencanaan, serta terbentuknya komunitas digital storyteller kebencanaan sebagai bentuk keberlanjutan program. Program ini membuktikan bahwa digital Storytelling merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan literasi kebencanaan, keterampilan digital, dan partisipasi masyarakat dalam penyebaran informasi kesiapsiagaan bencana berbasis komunitas.

Referensi

Ardani, R. T., & Widiyatmoko, W. (2025). Analisis pola kejadian bencana hidrometeorologi secara spasial-temporal di Kabupaten Klaten tahun 2018–2023 (Disertasi doktoral, Universitas Muhammadiyah Surakarta). Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Maulana, I. (2025). Pengembangan marketing dan sumber daya manusia serta peningkatan lingkungan hidup Desa Cikelat. Jurnal Abdi Nusa, 5(1), 27–37.

Mamangkey, T. (2025, March 21). BMKG: Waspada cuaca ekstrem di Sulawesi Utara 21–23 Maret 2025, hujan lebat dan angin kencang mengancam, ini daerah terdampak! Manado Post. https://manadopost.jawapos.com/berita-utama/285793415/bmkg-waspada-cuaca-ekstrem-di-sulawesi-utara-21-23-maret-2025-hujan-lebat-dan-angin-kencang-mengancam-ini-daerah-terdampak

Tempo.co. (2025, March 21). Hujan deras, Kota Manado terendam banjir. Tempo.co. https://www.tempo.co/politik/hujan-deras-kota-manado-terendam-banjir-1222738

Yulianti, N. C., Saepuddin, E. A., Putri, R. A., Muhamad, T., Solehatunnisa, F., & Madina, L. U. (2025). Kebijakan manajemen bencana berkelanjutan: Pendekatan terpadu untuk mitigasi dan adaptasi bencana. Journal of Multidisciplinary Inquiry in Science, Technology and Educational Research, 2(1B), 957–967.

Unduhan

Diterbitkan

2025-11-30